Minggu, 19 Mei 2019

TCP/IP


TCP/IP

1.      Protokol TCP/IP
Protokol   TCP/IP (Transmission  Control  Protocol/Internet  Protocol) merupakan  sekelompok  protokol jaringan yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubumg ke internet berkomunikasi dengan TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah.

2.      Arsitektur TCP/IP
Gambar 1 Perbedaan Model OSI dengan TCP/IP

Arsitektur   TCP/IP   tidaklah   berbasis   model   referensi   tujuh   lapis   OSI,   tetapi menggunakan    model   referensi  DARPA.   Seperti   diperlihatkan   dalam  diagram,  TCP/IP merngimplemenasikan  arsitektur  berlapis yang terdiri atas empat  lapis.  Empat  lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini kadang-kadang disebut sebagai DARPA Model, Internet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek  ARPANET yang dimulai oleh  Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:
a.      Protokol Lapisan Application
Bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP),  Domain Name System (DNS),  Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi  stack protokol, seperti halnya  Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
b.      Protokol Lapisan Transport
Berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah  Transmission Control Protocol (TCP) dan  User Datagram Protocol (UDP).
c.       Protokol Lapisan Internet
Bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket- paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah  Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan  Internet Group Management Protocol (IGMP).
d.      Protokol Lapisan Network Access
Bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam  LAN (seperti halnya  Ethernet dan  Token Ring),  MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone  Network  (PSTN),  Integrated  Services  Digital  Network  (ISDN),  serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).

3.      Layanan Pada TCP/IP
a.       Pengiriman file (File Transfer)
File Transfer Protokol (FTP) memungkinkan user dapat mengirim atau menerima file dari komputer jaringan.
b.      Remote Login
Network Terminal Protokol (telnet). Memungkinkan user untuk melakukan login ke dalam suatu komputer di dalam jaringan.
c.       Computer Mail
Digunakan untuk menerapkan sistem e-mail, Protokol yang digunakan:
·         SMTP (Simple Mail Transport Protokol) untuk pengiriman email.
·         POP (Post Office Protokol) dan IMAP (Internet Message Access Control) untuk menerima email.
·         MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions) untuk mengirimkan data selain teks.
d.      Network File System (NFS)
Pelayanan akses file jarak jauh yang memungkinkan klien untuk mengakses file pada komputer jaringan jarak jauh walaupun file tersebut disimpan lokal.
e.       Remote Execution
Memungkinkan  user  untuk  menjalankan  suatu  program  dari  komputer  yang berbeda.
f.        Name Servers
Nama database alamat yang digunakan pada internet.
g.      IRC (Internet Relay Chat)
Memberikan layanan chat.
h.      Streaming (Layanan audio dan video)
Jenis  layanan  yang  langsung  mengolah  data  yang  diterima  tanpa  menunggu  mengolah dataselesai dikirim.

4.      Port TCP
Port TCP mampu mengindikasikan sebuah lokasi tertentu untuk menyampaikan segmen-segmen TCP yang dikirimkan yang diidentifikasi dengan TCP Port Number. Nomor- nomor di bawah angka 1024 merupakan port yang umum digunakan dan ditetapkan oleh IANA (Internet Assigned Number Authority). Tabel berikut ini menyebutkan beberapa  port TCP yang telah umum digunakan.

Tabel 1 Port TCP
Nomor

TCP

Keterangan
20
File Transfer Protocol/FTP (digunakan untuk saluran data)
21
File Transfer Protocol/FTP (digunakan untuk saluran kontrol)
23
Simple Mail Transfer Protocol/SMTP yang digunakan untuk mengirim e-mail
25
Telnet
80
Hypertext Transfer Protocol/HTTP yang digunakan untuk World Wide Web.
110
Post Office Protocol 3/POP3 yang digunakan untuk menerima e-mail.
139
NetBIOS over TCP session service

5.      IP Address
5.1 IP Address Versi 4
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis   dapat   mengalamati   hingga   4   miliar   host   komputer   atau   lebih   tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai-nilai host yang dapat ditampung adalah 2564=4.294.967.296 host

5.2 IP Address Versi 6
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol  IP versi  6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4x1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 sebagai berikut: 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.

6.      Pengalokasikan IP Address
Proses memilih Network ID dan Host ID yang tepat untuk suatu jaringan.

6.1 Network ID
Bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjuk jaringan tempat komputer ini berada.

6.2 Host ID
Bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjuk workstation, server, router dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan tersebut.
Gambar 2 Network & Host ID Pada Tiap Class IP Address

7.      Range IP Address

Tabel 2 Tabel Range IP Address
IP

Address

Class
High

Orders

Bits
Fist Octet

Address Range
Number Of Bits In

The Network

Address
Class A
0
0 – 126 (00000001 – 01111110)
8
Class B
10
128 – 191 (10000000 – 10111111)
16
Class C
110
192 – 223 (11000000 – 11011111)
24
Class D
1110
224 – 239 (11100000 – 11101111)
28
Class E
1111
240 – 255 (11110000 – 11111111)
32




Referensi:
wahyukr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/9619/jarkom.pdf   diakses 4 Mei 2019
https://id.wikipedia.org/wiki/Suit_protokol_internet  diakses 4 Mei 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar