Kamis, 15 Oktober 2015

Tugas 3.2 Ilmu sosial dasar

Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah sosial ekonomi umumnya dan masalah penduduk khususnya. Penambahan jumlah penduduk dipengaruhi beberapa faktor, yaitu:
1. Kematian
2. Kelahiran
3. Migrasi
1.Kematian (Mortalitas). Dibagi menjadi 2 tingkatan :

Pertama adalah tingkat kematian kasar ( Crude Death Rate/CDR)CDR adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun perjumlah penduduk pertengahan tahun tersebut yang dinyatakan tiap 1000 orang.

D = Jumlah kematian
Pm = Jumlah Penduduk Pertengah tahun
K = Konstanta = 1000

CDR =   D   x K
       Pm

Penduduk pertengahaitahun dpt dirumuskan

Pm = ½ (P1+P2)

Pm = P1+(P2-P1)
                   2

Pm = P2-(P2-P1)
                  2

Pm = Jumlah penduduk pertengah tahun
P1 = Jumlah penduduk pada awal tahun
P2 = Jumlah penduduk pada akhir tahun


Kedua adalah tingkat kematian khusus ( Age Spesific Death Rate). Karena tingkat kematian dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, dan pekerjaan. Dengan perbedaan resiko kematian tersebut, maka digunakan tingkat kematian menurut umur (Spesific Death Rate) yaitu menyatakan kematian pada kelompok umur tertentu 1000 penduduk pada kelompok umur yang sama

ASDRi =   Di   x K
         Pmi

Di = kematian untk kelompok umur i

Pmi = Jumlah penduduk pada pertengah thn kelompok umur i
Kelahiran Hidup (Fertilitas)

Yang menyebabkan fertilitas :

  • Sulit memperoleh angka statistik lahir hidup, tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran/kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir matiWanita mempunyai kemungkinan melahirkan dari seorang anak ( tetapi meninggal hanya sekali )
  • Makin tua umur wanita tidaklah berarti kemungkinan mempunyai anak makin menurun
  • Di dalam pengukuran fertilitas hanya melibatkan satu orang saja

    Ada dua istilah asing yang kedua-duanya diterjemahkan sebagai kesuburan. Pertama yaitu Fecundity (kesuburan) adalah lebih diartikan sebagai kemampuan biologis wanita untuk mempunyai anak. Yang kedua adalah Fertility (Fertilitas) adalah jumlah kelahiran hidup dari seorang atau kelompok wanita.

    Tingkat Kelahiran Kasar (CBR/Crude Birth Rate) 
    Adalah jml kelahiran hidup di suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengah tahun tersebut.


    CBR =              jumlah lahir hidup           x 1000
    Jml penduduk pd pertengah thn



        B= Jumlah kelahiran hidup pd suatu dunia pd suatu thn tertentu
        Pm= jumlah penduduk pd pertengah tahun
        K= Konstanta = 1000


    2.    Angka kelahiran umum (
GFR/General Fertility Rate) 
AdalahMigrasiyang menunjukan jumlah kelahiran per 1000 wanita usia produktif, Dapat dirumuskan :

    GFR =   B   x  
        Fm

      B= jumlah kelahiran hidup pd thn tertentu
      Fm= jumlah penduduk wanita pd pertengah thn
      K= Konstanta =1000

      Tingkat kelahiran khusus (ASFR/Age Specific Fertility Rate)

       Dapat dirumuskan :
 ASFRi=    Bi    x K
        Fmi

      Bi= jumlah kelahiran dari wanita kelompok umur i
      Fmi= Jml penduduk wanita pertengah thn dlm kel i
      K= Konstanta= 1000
3. Migrasi
Aspek dinamis kehidupan kelompok dalam ruang ialah gerakan penduduk ya dinamai migrasi.
 Akibat Migrasi
a. Urbanisasi ( migrasi dari desa ke kota ) walaupun urutannya sangat kecil, namun dapat mempengaruhi pola distribusi penduduk penduduk secara keseluruhan.
b. Migrasi interegional di Indonesia kebanyakan dilaksanakan oleh mereka yang berumur produktif dan berkreasi tinggi. Hal tersebut memungkinkan tingginya angka pertumbuhan penduduk serta tingkat laju pembangunan di luar jawa.
c. Migrasi antar negara di Indonesia adalah sangat kecil dari hasil sensus penduduk pada tahun 1971 sampai dengan 1980 migrasi masuk ( immigrasi ) hanya ada 0,16 % dan migrasi ke luar ( emigrasi ) hanya sebesar 0,57 % per tahun. Sehingga akibatnya kurang nyata terhadap distribusi penduduk Indonesia.
Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin mempunyai peranan yang sangat penting hanya dapat untuk mengetahui :
 
- Pertumbuhan penduduk di suatu daerah termasuk cepat atau lambat.
- Rasio ketergantungan.
- Jumlah wanita dalam usia subur.
- Jumlah tenaga kerja yang tersedia.
- Berdasarkan tempat tinggal.
- Bentuk piramida.
Rasio Ketergantungan ( Dependency of ratio )
Ialah angka yang menunjukkan perbandingan jumlah penduduk golongan umur yang belum produktif dan sudah tidak produktif kerja lagi dengan jumlah penduduk golongan umur produktif kerja. Biasanya dinyatakan dalam persen.
Kebudayaan dan kepribadiankepribadian
1. Pertumbuhan dan perkembangan budaya di Indonesia
2.kebudayaan barat atau asing

Tugas 3,1. Ilmu sosial dasar

Ilmu sosial dasar adalah ilmu yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat indonesia dengan menggunakan pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam dalam lapangan ilmu-ilmu sosial
Ilmu sosial dasar mempunyai tujuan, yaitu:
1. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
2. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam mayarakat bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis-interdispliner.
3. Menyadari jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
Ilmu sosial dasar dan ilmu pengetahuan sosial
Persamaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu pengetahuan Sosial diantaranya adalah
  1.  Keduanya merupakan bahan bidang studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2.  Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3.  Keduanya memiliki materi yang berhubungan dengan kenyataan dan masalah sosial.
         Perbedaan Ilmu Sosial Dasar dengan Ilmu Pengetahuan Sosial diantaranya adalah Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan disekolah dasar dan lanjutan, Ilmu Sosial Dasar merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan), Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.
Pokok bahasan Ilmu Sosial Dasar
Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan
  1. Masalah individu, keluarga, dan masyarakat
  2. Masalah pemuda dan sosialisasi
  3. Masalah hubungan antara warga negara dan negara
  4. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
  5. Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan
  6. Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi
  7. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2015

Perbedaan pemimpin dan manajer

 seorang pemimpin yang mempunyai sifat-sifat kepemimpinan personality atau authority(berwibawa).  Ia disegani dan berwibawa terhadap bawahan atau pengikutnya karena kecakapan dan kemampuan serta didukung perilakunnya yang baik.  Pemimpin (leader) dapat memimpin organisasi formal maupun informal, dan menjadi panutan bagi bawahan (pengikut)nya.  Biasanya tipe kepemimpinannya adalah “partisipatif leader” dan falsafah kepemimpinannya adalah “pimpinan untuk bawahan”.
Pemimpin merupakan orang yang berhasil memimpin diri sendiri, dan jika seorang pemimpin memimpin orang lain, maka orang yang ia pimpin akan menjadi pemimpin berikutnya.
Sedangkan manajer juga merupakan seorang pemimpin, yang dalam praktek kepemimpinannya hanya berdasarkan “kekuasaan atau authority formalnya” saja.  Bawahan atau karyawan atau staf menuruti perintah-perintahnya karena takut dikenakan hukuman oleh manajer tersebut.  Manajer biasanya hanya dapat memimpin organisasi formal saja dan tipe kepemimpinannya ialah “autocratis leader” dengan falsafahnya ialah bahwa “bawahan adalah untuk pemimpin”. 
Menurut saya, kebanyakan manajer belum bisa memimpin diri sendiri dan tidak ingin dipimpindipimpin, oleh karena itu seorang manajer tidak pantas masuk ke dunia politikpolitik.
Pemimpin:
            Berinovasi
·         Tidak dapat di cetak
·         Mengembangkan
·         Memfokuskan pada orang-orang (bawahan)
·         Menumbuhkan kepercayaan
·         Memiliki perspektif jangka panjang
·         Bertanya apa dan mengapa
·         Berorientasi pada peluang-peluang masa depan
·         Menciptakan
·         Menentang status quo
·         Adalah dirinya sendiri
·         Melakukan hal yang benar   
            Manager:
            Mengelola
·         Dapat di cetak
·         Memelihara
·         Memfokuskan pada sistem dan struktur
·         Mengandalkan kontrol
·         Berorientasi jangka pendek
·         Bertanya bagaimana dan kapan
·         Berorientasi pada hasil
·         Meniru
·         Menerima status quo
·         Seperti tentara yang siap selalu diperintah
·         Melakukan dengan benar

Sabtu, 03 Oktober 2015

Cara memilih guru

Hal yang diperhatikan dalam memilih guru
أما اختيار الأستاذ: فينبغى أن يختارالأعلم والأورع والأسن، كما اختار أبو حنيفة، رحم الله عليه، حماد بن سليمان، بعد التأمل والتفكير،
Dalam memilih guru, hendaklah mengambil yang lebih alim, waro’ dan juga lebih tua usianya. Sebagaimana Abu Hanifah setelah lebih dahulu memikir dan mempertimbangkan lebih lanjut, maka menentukan pilihannya kepada tuan Hammad Bin Abu Sulaiman.
، قال: وجدته شيخا وقورا حليما صبورا فى الأمور. وقال: ثبت عند حماد بن سليمان فنبت
Dalam hal ini dia berkata : “beliau saya kenal sebagai orang tua yang budi luhur, berdada lebar serta penyabar. Katanya lagi: saya mengabdi di pangkuan tuan Hammad Bin Abu Sulaiman, dan ternyata sayapun makin berkembang."