Konsep
multimedia dari waktu ke waktu berubah-ubah pada setiap masanya. Pada era 60-an
multimedia diartikan sebagai kumpulan atau gabungan dari berbagai peralatan
media yang berbeda untuk digunakan presentasi. Pada tahun 90-an, multimedia
dimaknai sebagai transmitting text, audio and graphics in real time. Makna yang
lebih luas, menurut Gayestik (1993) multimedia sebagai suatu sistem komunikasi
interaktif berbasis komputer yang mampu menciptakan, menyimpan, menyajikan, dan
mengakses kembali informasi berupa teks, grafik, suara, video atau animasi.
1. Pengertian
Multimedia
Multimedia
berasal dari kata multi dan media. Multi berasal dari bahasa Latin, yaitu nouns
yang berarti banyak atau bermacammacam. Sedangkan kata media berasal dari
bahasa Latin, yaitu medium yang berarti perantara atau sesuatu yang dipakai
untuk menghantarkan, menyampaikan, atau membawa sesuatu.
·
Gayeski (1993) mendefinisikan multimedia sebagai kumpulan media berbasis
komputer dan sistem komunikasi yang memiliki peran untuk membangun, menyimpan,
menghantarkan dan menerima informasi dalam bentuk teks, grafik, audio, video,
dan sebagainya.
·
Oblinger (1993) mendefinisikan multimedia merupakan penyatuan dua atau
lebih media komunikasi seperti teks, grafik, animasi, audio dan video dengan
ciri-ciri interaktivitas komputer untuk menghasilkan satu presentasi menarik.
·
Munir
dan Halimah Badioze Zaman (1999) mendefinisikan multimedia
sebagai keterpaduan diantara berbagai media teks, gambar, video dan animasi
dalam satu media digital yang mempunyai kemampuan untuk interaktif, umpan balik
dan informasi diperoleh dengan cara yang non-linear.
·
Menurut
Elsom-Cook (2001) multimedia adalah kombinasi
berbagai saluran komunikasi menjadi sebuah pengalaman komunikatif yang terkoordinasi
dimana interpretasi saluran lintas bahasa terintegrasi tidak ada.
·
Reddi (2003) mengartikan multimedia sebagai suatu integrasi elemen
beberapa media (audio, video, grafik, teks, animasi, dan sebagainya) menjadi
sebuah kesatuan yang sinergis dan simbiosis yang memberikan hasil lebih
menguntungkan bagi pengguna ketimbang elemen media secara individual.
·
American
Heritage Dictionary mendefinisikan multimedia sebagai
sebuah sistem yang terdiri dari pengontrolan berkomputer, integrasi,
manipulasi, perwakilan, penyimpanan dan komunikasi berbagi informasi yang
dikodekan melalui media time-dependent dan media time-independent.
·
Multimedia
dalam konteks komputer menurut Hofstetter (2001) adalah penggunaan
komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan
video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat
melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Berdasarkan
pengertian itu, multimedia terdiri dari empat faktor, yaitu:
1.
Komputer
yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar.
2.
Link
yang menghubungkan pengguna dengan informasi.
3.
Alat
navigasi yang membantu pengguna menjelajah jaringan informasi yang saling
terhubung.
4.
Multimedia
menyediakan tempat kepada pengguna untuk mengumpulkan, memproses, dan
mengkomunikasikan informasi dengan ide secara interaktif.
Dari beberapa
definisi di atas, maka multimedia dapat dibagi menjadi beberapa jenis atau
kategori, yaitu:
a)
Ada
yang berbentuk network-online (internet) dan multimedia yang offline/stand
alone (tradisional). Jenis jasa multimedia terdiri dari dua, yaitu berdiri
sendiri (stand alone/offline), seperti pengajaran konvensional/tradisional dan
terhubung dengan jaringan telekomunikasi (network-online) seperti internet.
Sistem multimedia stand alone merupakan sistem komputer multimedia yang
memiliki minimal penyimpanan/storage (harddisk, CD-ROM/DVD-ROM/CDRW/ DVD-RW),
alat input (keyboard, mouse, scanner, mic), dan alat output (speaker, monitor,
LCD Proyektor), VGA dan Soundcard. Sistem multimedia berbasis jaringan ini
harus terhubung melalui jaringan yang mempunyai bandwidth besar. Perbedaannya
adalah adanya sharing sistem dan pengaksesan terhadap sumber daya yang sama.
Contohnya video conference dan video broadcast. Jika bandwidth kecil maka akan
menimbulkan masalah yaitu terjadi kemacetan jaringan, penundaan (delay) dan
masalah infrastruktur yang belum siap.
b)
Multimedia
pun bisa dibagi menjadi dua kategori, yaitu multimedia linier dan multimedia
interaktif. Multimedia linier adalah multimedia yang tidak dilengkapi dengan
alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan
sekuensial (berurutan). Contoh multimedia linier seperti TV dan film.
Multimedia interaktif adalah multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang
dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang
dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif adalah
multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dan lain-lain. Multimedia
pembelajaran dapat diartikan sebagai aplikasi multimedia yang digunakan dalam
proses pembelajaran. Multimedia itu untuk menyalurkan pesan (pengetahuan, sikap
dan keterampilan) serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan
kemauan yang belajar sehingga secara sengaja proses belajar terjadi, bertujuan,
terarah, dan terkendali.
c)
Merujuk
pada elemen-elemen multimedia dan operasi yang bisa dilakukan multimedia dapat
dikategorikan menjadi:
·
Multimedia
bukan temporal (non-temporal multimedia). Jenis multimedia ini tidak bergantung
pada waktu. Multimedia ini terdiri dari teks, grafik, dan gambar.
·
Multimedia
temporal (temporal multimedia). Jenis multimedia ini bergantung pada waktu.
Multimedia ini terdiri dari audio, video dan animasi.
2. Multimedia
Internet base
Internet
merupakan suatu media untuk berbagi informasi dan berinteraksi kapan dan di
mana saja. Menurut Turban internet merupakan jaringan komputer yang
besar di dunia yang secara aktual merupakan jaringan dari jaringan. O’Brien
berpendapat internet merupakan jaringan komputer yang berkembang pesat dari
jutaan pendidikan yang berhubungan dengan jutaan komputer dan penggunanya
banyak sekali.
Internet
memberikan peluang untuk:
a. meningkatkan
akses terhadap informasi,
b.
mengumpulkan, menganalisis, dan mengorganisasikan informasi,
c.
mengkomunikasikan gagasan dan informasi,
d. merencanakan
dan mengorganisasikan kegiatan,
e. bekerja sama
dengan orang lain,
f. memecahkan
berbagai masalah, dan
g. memupuk
mengembangkan pengertian kultural.
Internet
hanyalah contoh dari aneka ragam media untuk menyebarkan berbagai macam
informasi. Internet adalah media yang lebih baik daripada media yang lainnya
untuk memudahkan kita mencari informasi yang berkualitas, baru dan sesuai.
Para pengguna internet
dapat mencari informasi berkualitas tinggi yang dikirimkan melalui web,
termasuk suara, video, grafik, teks dan animasi. Multimedia menjadi bagian
penting dari internet, berbagai layanan multimedia kini menjadi bagian
terintegrasi dari internet.
Referensi:
Munir, MULTIMEDIA Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan, edisi pertama, Alfabeta,
Bandung, 2012
https://scialert.net/fulltextmobile/?doi=itj.2007.903.908 diakses pada tanggal 17 Maret 2019 11:10PM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar