Jumat, 30 November 2018

CLU dan SET REGISTER


CLU dan SET REGISTER



1.CLU (CONTROL LOGIC UNIT)
Unit kendali logika (CLU) pada komputer berfungsi untuk memasukkan informasi tentang instruksi dan mengeluarkan baris kendali yang diperlukan untuk mengaktifkan operasi mikro yang semestinya.
Tidak hanya setiap instruksi yang harus ditangani, tetapi semua sinyal kendali untuk mem-fetch instruksi dan operand dari memori, untuk menangani interupsi dan untuk memproses I/O harus dihasilkan oleh CLU.
Untuk menjalankan instruksi-instruksi yang tersimpan di dalam memori, setiap instruksi diambil (fetched atau disalin dari memori oleh CPU), ditempatkan ke dalam sebuah register dan dijalankan. Bagaimanapun juga, sebuah instruksi adalah sebuah entitas yang kompleks yang pelaksanaannya tidak dapat dilakukan selama satu periode waktu. Karena dalam kenyataannya lebih dari satu periode maka  CPU akan menghasilkan urutan dari urutan-urutan yang mem-fetch instruksi. Funsi-fungsi ini disebut sebagai operasi mikro.

2.SET REGISTER
Set register terdiri atas register-register tujuan umum dan register dengan tujuan khusus, biasanya fungsi khusus dapat digunakan langsung atau tidak langsung oleh instruksi program.
General-purpose register (register tujuan umum) dapat digunakan (oleh instruksi) sebagai akumulator, sumber atau tujuan register data, atau register alamat yang berisi pointer memori atau nilai indeks. Sebagai tambahan, register ini dapat digunakan untuk memberikan fasilitas block, untuk mengijinkan adanya stacking, dan menambah alamat indeks.
Special-purpose register (register tujuan khusus):
-Index register untuk menyimpan angka konstanta yang digunakan dalam perhitungan alamat memori yang efektif dalam mode pengalamatan indeks.
-Stack register untuk operasi subroutine atau untuk menangani kondisi perkecualian.
-Segment register untuk mengimplementasikan pemetaan memori ketika pemasukan memori utama.
-Memory refresh register yang menyediakan secara otomatis transparan refresh dari DRAM.
-Vector interrupt register yang memungkinkan tabel interupsi untuk menempatkan dimana saja dalam memori.
-Temporary register untuk menangani operand lanjutan atau hasil penyimpanan sementara dari operasi.

Referensi
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/index-arkomp.htm              25 Nov 2018 20.43
http://ymukhlis.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.1            25 Nov 2018 19.43


Tidak ada komentar:

Posting Komentar