Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir, batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.
Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan merupakan tolak-ukur untuk tingkatan manusia dihadapan Allah.
KEKALUTAN MENTAL
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Penyebab timbulnya penderitaan
sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Allah.
Hubungan manusia dan penderitaan
Di dalam kehidupan manusia pasti ada rasa penderitaan, karena setiap kehidupan manusia tidak selalu di atas. Oleh karena itu, setiap manusia lulus dari penderitaan-nya manusia itu akan bertambah kuat, dan dapat belajar dari masa lalu-nya.
Kesimpulan:
Allah membuat penderitaan kepada manusia agar manusia semakin kuat dan semakin beriman.
Sumber:
https://debbychintyatari.wordpress.com/2013/05/12/hubungan-manusia-dan-penderitaan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar